Rapat Koordinasi Divisi Sosdiklih, Parhumas, dan SDM Berakhir dengan Momen Mengharukan

Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tenggara, Hazamuddin, telah mengeluarkan surat undangan nomor: 173/PP.05.1-Und/74/2/2023 tanggal 16 Juni 2023 tentang Rapat Koordinasi Divisi Sosdiklih, Parhumas, dan SDM. Dalam rapat tersebut, dihadiri oleh dua personil dari KPU Kabupaten Bombana, yaitu: Abdi Mahatma yang memegang Divisi Sosdiklih, Parhumas, dan SDM serta Rizky Kurnia Rahman yang menjabat sebagai Kepala Subbagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu,, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat. 

Seperti dalam rakor teknis sebelumnya, Hazamuddin mempersilakan Muhammad Mu'min Fahimuddin yang menjabat sebagai Kordiv Perencanaan, Data, dan Informasi. Beliau mengutip perkataan August Mellaz, Anggota KPU RI yang membidangi Parhumas bahwa selalu ada sorotan terhadap penyelenggara Pemilu. 

"Parmas adalah pencitraan di publik. Pencitraan adalah cara kita menampilkan diri dan berkomunikasi," kata Mu'min. 

Ketika ada isu seputar Pemilu, masih mengutip August Mellaz, misalnya Pemilu jadi apa tidak, KPU tidak akan  mengklarifikasi hal itu, tetapi menunjukkan tahapan sekarang sudah sampai mana?

"Tentang DPT 52 juta yang katanya aneh itu, KPU menunjukkan prosedur tahapan DPT. Jika kita terus larut dalam klarifikasi, maka itu justru akan membuat isu terus bergulir," kata Mu'min lagi. 

Beliau memberikan pesan untuk mengingat pentingnya mengelola media sosial. "Sebab, jika mendatangi pemilih secara langsung, maka itu terbatas."

Mengenai konten media sosial yang dimaksud, Mu'min berujar, "Divisi parmas ini perlu memahami setiap tahapan Pemilu 2014. Divisi data bergantung juga kepada parmas untuk menjelaskan seperti apa itu pemutakhiran data. Dua divisi yang sering diserang publik, yaitu: divisi data dan teknis."

Partisipasi masyarakat, menurut Mu'min, tidak hanya tentang kehadiran pemilih di TPS, tetapi juga menangkal hoaks. "Baik buruknya kinerja di KPU tergantung kepada parmas," tutupnya. 

Pada kegiatan ini, juga disosialisasikan Gerakan Sehat Berpemilu oleh Samsu Agusdar, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi, dan Hubungan Masyarakat KPU Provinsi Sulawesi Tenggara. 

Menurut Kordiv Parmas KPU Provinsi Sulawesi Tenggara

Sementara itu, Amiruddin, pemegang Divisi Sosdiklih, Parhumas, dan SDM KPU Provinsi Sulawesi Tenggara, mengatakan bahwa kinerja parmas akan semakin baik jika divisi data dan informasi memberikan informasi yang akurat. 

"Penyampaian informasi harus memperhatikan betul cara agar komunikasi itu sampai," kata Amiruddin. 

Masih menurut Amiruddin, divisi parmas ini tidak hanya membahas tentang partisipasi masyarakat, tetapi juga membahas tentang SDM. Dan, itu termasuk kunci dalam parmas ini. 

Penutupan Kegiatan

Ketika berlangsung kegiatan, Asril, Ketua KPU Provinsi Sulawesi Tenggara hadir. Oleh karena itu, Hazamuddin mengembalikan Plh kepada beliau. Asril mengaku hafal mati Divisi Sosdiklih, Parhumas, dan SDM sebab beliau lahir di KPU Kota Kendari mengampu divisi tersebut. 

Beliau memberikan petunjuk kepada para peserta dan memimpin jalannya laporan dari tiap KPU kabupaten/kota tentang perkembangan sosialisasi Pemilu 2024. Abdi Mahatma dari KPU Kabupaten Bombana menyampaikan bahwa sudah dilaksanakan 9 (sembilan) kali sosialisasi ke berbagai kecamatan dan basis pemilih. 

Ketika waktu sudah menunjukkan pukul 18.00 WITA atau saat adzan Maghrib sudah berkumandang, kegiatan ini akan ditutup. Namun, sebelum hal tersebut, dilakukan sesi foto bersama seluruh peserta dan komisioner KPU Provinsi Sulawesi Tenggara. Inilah momen yang cukup mengharukan, beberapa peserta tampak mengalirkan air mata. Momen yang menjadi perpisahan pada Divisi Sosdiklih, Parhumas, dan SDM ini setelah lima tahun berjuang bersama mensukseskan Pemilu dan Pemilihan. 

Mereka tampak berjabat tangan dan saling memeluk. Selain berupa foto, ditampilkan pula video para anggota KPU kabupaten/kota yang mengampu divisi yang menjadi inti pada kegiatan ini. Selain ditampilkan di ruangan tersebut, juga ditayangkan di status media sosial masing-masing peserta. 

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 938 Kali.